Pencarian cepat ....

_

Selasa, 20 Januari 2009

Mengapa Orang Kurang Semangat ?!

Original : Created By : Rutiana (wrutiana@yahoo.co.id)

Ada beberapa penyebab orang agak merasa kurang semangat dalam bekerja, antara lain:

  1. Ada sesuatu yang dia takutkan akan tidak bisa diatasi
  2. Ada sesuatu yang dia inginkan tetapi tidak dia dapatkan saat itu
  3. Ada sesuatu yang sebenarnya tidak ingin dia lakukan tetapi merasa wajib dilakukan
  4. Kejenuhan karena terus menerus melakukan hal yang sama atau sejenis
  5. Bosan karena pekerjaan kurang menantang, atau kurang memberi keuntungan lebih besar.

Bagaimana mengatasinya?

Pada prinsipnya, karakter masing-masing individu adalah khas, unik, sesuai dengan desain yang DiciptakanNya untuk dia.Tidak ada satu cara yang bisa cocok atau tepat bagi semua orang. Dalam halini semboyan The three musketeers tentang one for all, and all for one tidak berlaku. Kalau pun ada yang sama adalah, bahwa sumber dari segala warna hidup berasal dari hati, diputuskan oleh pikiran, terwujud dalam tindakan, berulang dalam kebiasaan, terinternalisir menjadi watak.

Bagi orang dewasa, mengelola hati dan pikiran menjadi standar kompetensi yang mesti dikuasai. Meski demikian, selalu tersedia ruang kegagalan bagi penguasaan standar kompetensi tersebut. Bukalah pintu maaf dan permakluman bagi diri sendiri, tetapi juga doronglah diri sendiri bergerak maju menguasai standar kompetensi yang semestinya. Setidaknya, dengan memahami penyebab turunnya semangat, kita bisa menata mind set kita untuk mengambil jalan keluar, mendorong diri sendiri supaya tetap semangat.

Adakalanya kita harus main split windows, artinya sisihkan sementara kegelisahan hati, paksa untuk melihat pada apa yang mendesak untuk diselesaikan dalamwaktu 1 jam ke depan. Namun demikian, beri juga waktu untukmenangis bila ingin menangis. Menangis dulu, baru bangkit dan semangat bertugas lagi. Ijinkan tubuh untuk berbaring, terlelap sejenak, untuk menawarkan kegelisahan hati, lalu bangkit lagi untuk bekerja. Atau ambil telpon, beri waktu mulut kita mengeluarkan uneg-uneg pada orang yang dipercayai untuk mengurangi tekanan saluran hati. Atau dial upinternet, tulis mail...sepanjang mungkin pada sahabat hati. Atau ambil diary atau notebook, tulis puisi, tulis curahan hati, atau sejenisnya, untuk merekam kegalauan hati supaya tidak kehilangan momentum emosi. 

Untuk membangkitkan semangat kerja diri, ada beberapa tips yang bisa dicoba:

  1. Cintailah pekerjaan yang harus diselesaikan, taruhlah pengharapan akan kegembiraan ketika pekerjaan itu terselesaikan
  2. Mulailah dari satu titik di depan kita yang terbersit di pikiran. Kalau itu pekerjaan yang berhubungan dnegan tulis-menulis analisis, kajian, bahan paparan, atau laporan, Write down saja ide yang bergelayut sebagai suatu scrablle. Nyalakan komputer, jangan di shutdown sebelum ada kalimat tertulis di blankspace-nya. Kelak akan nampak alurnya, dan tertata sesuai frame yang kita temukan. Kalau itu pekerjaan fisik; bangkitlah dari tempat duduk atau tempat peraduan; segera pegang alat atau tools yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan itu.
  3. Gembirakan hati dengan apa saja yang bisa membantu meningkatkan mood kerja. Bisa play MP3 lagu kesayangan, bisa turn on TV acara yang berkenan di hati, bisa sambil menikmati snack kecil (tapi jangan lupa siapkan tisue, supaya tidak belepotan). Atau bisa coba sms teman-teman favorit yang bisa menciptakan oaura gairah kerja.
  4. Ini last but not least; atau sebenarnya ini adalah langkah awal, yaitu; berdoa. Meminta kepada sumber kekuatan yang maha tahu detil liak-liuk kehidupan semua umat tanpa ada bayangan atau selubung. Tinggal tenang di hadapanNya, buka seluruhdetil isi hati dan segala perkara yang dirasakan ribet. Seperti hikmat dari Kalam yang Hidup menyatakan; ”dalam tinggal tenang dan percaya, terletak kekuatanmu”.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar